Watu Kandang adalah sebuah ceruk alami terbuka, berdinding batu alam dengan satu akses pintu masuk, sehingga di dalamnya mengantong seperti tercipta kamar dengan lantai rata berumput cukup luas. Menjadikannya cukup strategis untuk mengurung hewan ternak besar pada malam petang hari, dengan menutup akses masuk satu-satunya tadi menggunakan pagar kayu kokoh.

Penamaan Watu Kandang ini sudah ada sejak masa silam, berasal dari fungsi penggunaan tempat tersebut. Yaitu, sebagai tempat mengurung (kandang terbuka) bagi hewan ternak besar sapi milik para leluhur warga Dusun Gayam disini, dimana pola berternak seperti ini berlangsung hingga kira-kira tahun 1930-an. Waktu itu tata kelola wilayah masih oleh kepemimpinan turun-temurun dari Demang yang disegani, sehingga keamanan wilayah (kerajaan) terjamin.