Gayamharjo,15 Juni 2022. Upacara adat nyadran di Padukuhan Kalinongko Lor Gayamharjo Kapanewon Prambanan ditunjuk oleh Kapanewon Prambanan untuk mewakili Kapanewon Prambanan dalam festival Upacara Adat Tahun 2022 di Kabupaten Sleman. Festival Upacara adat dikabupaten Sleman diikuti oleh seluruh Kapanewon di Kabupaten Sleman sejumlah 17 Kapanewon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 11-22 Juni tahun 2022.
Kapanewon Prambanan yang diwakili oleh Padukuhan Kalinongko Lor dengan mwnyajikan Upacara Adat Nyadran. Gambaran singkat dari awal sampai akhir dari kegiatan nyadran disajikan lengkap.
Pertama kali ditampilkan seluruh peserta festival dengan bregodo, parago besik,nyekar,tumpeng juga dengan seniman jatilannya.Selanjutnya ditampilkan tradisi besik dengan 4 wanita cantik dengan property sapu dan 4 pemuda gagah dengan property caping khas desa dengan cangkulnya, dan dikemas dalam tarian yang menggambarkan suasana kerja bakti atau besik menjelang upacara adat nyadran.
Tampil berikutnya adalah acara Nyekar. Dalam sesi ini Ditampilkan dengan 2 gadis nan cantik dengan tari yang lemah gemulai dengan ciri kas pakaian kemben, sambil membawa property bunga setaman sebagai media untuk berdoa memohonkan ampunan kepada Tuhan yang Maha Kuasa, Penguasa semesta alam. Tak ketinggalan pembakaran kemenyan sebagai pengharum dan seiring dengan kepulan asap menambah kekusu’an dalam berdoa. Makam adalah tempat yang sepi keramat dan angker. Ditengah prosesi nyekar tersebut muncul sosok ghaib dengan wujud buto hitam yang mencoba mengganggu.Dengan berbagai tingkah dan suara yang menyeramkan mengganggu orang yang sedang berdoa agar tidak kusu’ dan doanya tidak terkabulka. Namun demikian tiba tiba muncullah sosok pemuda tampan dan gagah yang membantu untuk mengusir sosok gaib yang bewujud buto tersebut,dan terjadilah perang antar keduanya dan dimenangkan oleh pemuda yang baik hati tersebut.Disini mengajarkan bahwa kemungkaran akan selalu dikalahkan dengan kebaikan.
Selanjutnya adalah acara sedekah,dimana ditampilkan tumpeng lengkap dengan sayur dan lauk pauknya, gunungan hasil bumi sebagai bentuk syukur kepada Allah yang maha kuasa atas limpahan rejeki yang sudah diberikan diiringi dengan seni jatilan. selanjutnya dilakukan doa bersama yang dilakukan oleh tokoh agama dan disaksikan tokoh adat setempat. Dengan iringan doa semoga Alloh melimpahkan rejeki yang melimpah bagi masyarakat kalinongko lor dan sekitarnya.Disamping itu juga doa dengan harapan Alloh mengampuni segala kesalahan dari para leluhur masyakat kalinongko lor dan sekitarnya dan membalas semua amal kebaikan serta menempatkan pada tempat yang mulia.aamiin. Setelah berdoa selesai gunungan hasil bumi dan tumpeng disantap bersama. Untuk melihat secara utuh pelaksanaan upacara adat ini anda bisa hadir pada saat dilaksanakan yakni pada hari Senin Kliwon bulan Rojab atau Ruwah setiap tahunnya.